Selamat Datang di Blogg ku yach.. Jangan Lupa tinggalin pesan Happy blogging :D.. OH IYA DI LARANG COPAS YA KATANYA PAMALI :D
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Februari 2013

Remot PC melalui jaringan internet / WAN

balik lagi ke blogg.. kali ini joko ingin berbagi pengalaman yg kurang lebih penting dan sangat2 membantu bagi kita ataupun orang lain yang awam akan jaringan.., ini joko tulis karena kemarin belum lama joko punya temen anak Jawa Timur dan kerja di korea, kebetulan PC temen joko rusak terus di instal ulang.. nha dia minta di ajarin nglengkapi instalasi program2 yang belum komplit.. kalo aku jelasin lewat chat atau sms ga mudeng, terus joko inget kalo ada software praktis yg bisa buat nolong dia nih !!! pikir joko.. aku kasih link download software clientnya.. dan joko coba dan bisa..
oke langsung aja ya.. sekali lagi ini joko tulis bagi yang awam dan sedang belajar kaya joko, bagi yang sudah mahir tolong di koreksi ya.. software yang joko maksud yaitu TeamViewer, dimana software tersebut sangatlah praktis dan cara pakenya pun sangat mudah.. untuk mendapatkan softwarenya bisa langsung ke sini di web tersebut akan di kasih file setup untuk servernya dan file portable untuk clientnya, untuk server itu bagi kita yang mau meremot pc lain, sedangkan client untuk pc yang mau di remot, untuk gambar bisa di lihat di bawah :
SQS SERVER

SQS CLIENT

cara Menggunakan :
cara menggunakannya pun mudah, tinggal masukin id sama pssword yang ada di Client.. dan selamat mencoba...
NOTE : - dibutuhkan koneksi internet yang mencukupi

Sabtu, 27 Oktober 2012

Cara Share Internet dengan 2 LAN card

Sedikit Joko Ulas sedikit tentang pengalaman joko share koneksi 2 land dalam satu komputer, untuk jaringan ini bisa lan card dengan land card ataupun perangkat wireless dalam komputer

ada 4 langkah sebagai berikut
1. Jaringan default dari kabel ISP
2. Setting windows agar bisa share koneksi
3. Setting IP pada tiap LAN card
4. Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing

Jaringan default dari kabel ISP
ISP via tv kabel -> cable modem -> LAN card komputer pertama. pastikan internetnya sudah hidup dan sudah bisa browsing.

Setting windows agar bisa share koneksi
Start -> Programs -> accessories -> Communications -> Network Setup Wizard Next sampai muncul windows berikut














pilih sesuai petunjuk pada gambar















defaultnya adalah LAN card yang konek ke internet. tinggal next saja sampai selesai. kalau minta di save ke disket di tolak jawab NO dan finish. pastikan Internet Connection Sharing pada LAN properties pada komputer pertama yang terhubung ke cable modem terpilih. cek “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”




















Setting IP pada tiap LAN card
Setting LAN card yang ke internet (komputer 1)
– default dari teknisinya.
- Obtain an iP address automaticaly
- Obtain DNS Server Address Automatically

Setting LAN card yang menuju Komputer Lain (komputer 1) :
IP Address : 192.168.0.5
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : Kosongin aja
DNS : Kosongin aja

Setting LAN card pada Komputer Lain (komputer 2,3,4,5,dsb):
IP Address : 192.168.0.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.0.5
Prefered DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet
Alternate DNS server : Samakan dengan DNS pada LAN card yang konek ke internet

Hubungkan LAN kedua dan silakan browsing
sambungkan LAN card antara komputer 1 dan komputer 2 dengan menggunakan kabel cross. silakan browsing.

tambahan :
bagi yang tidak tau cara setting IP
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
Klik kanan -> Properties (pada Local Area Connection)
pada Tab -> general
cari This connection use the following items -> Internet Protocol [TCP/IP]
klik properties -> pada tab general pilih obtain an iP address automaticaly
ini setting yang DHCP, untuk yang statik pilih Use this following IP address.

bagi yang tidak tau cara liat DNS
Start -> Settings -> Control Panels -> Network Connections
klik kiri 2x pada LAN card yang konek ke internet
pada Tab -> SUpport
ada tombol detail, disana ada yang namanya DNS servers, itulah DNS dynamic yang diberikan oleh ISP anda.

Disarankan:
1. gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc ke 2.
2. gunakan kabel straight untuk menghubungkan cable modem dan lan card pc1

ringkasan :
1. pastikan koneksi internet dari ISP sudah jalan.
2. share koneksi pada LAN card pertama. (liat pada bagian Setting windows agar bisa share koneksi)
3. setting IP, subnet mask, gateway dan dns pada tiap LAN card.
4. selamat internet anda sudah di share.
5. jangan lupa gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc2.

Selasa, 31 Juli 2012

Merancang jaringan wireless sederhana dengan model peer to peer

back To Blog, setelah berpusing2 mengerjakan Tugas Akhir, akhirnya ada waktu luang untuk ngeblog... oke seperti judulnya, yaitu merancang jaringan wireless sederhana dengan model peer to peer, bagi siapa aja mungkin yg di rumah sudah ada internet tapi cuman bisa ke pake 1 komputer saja, atau mungkin ada yang punya usaha cafe, kost, dll yang mau sambil nyari sampingan di luar hasil usaha, mungkin rancangan jaringan ini akan bermanfaat, dan minta maaf seandainya nanti dalam penyampain kurang joko minta maaf ya,, keep smile :D


oke langsung aja, untuk membangun sebuah jaringan tentunya harus di persiapkan dulu kebutuhan akan jaringan tersebut betul????.. apa sajakah yang perlu di sediakan dalam membangun jaringan wireless peer to peer? joko sebutkan di antaranya sebagai berikut :
1. internet ( tergantung ISP )
2. Modem ADSL ( Bisa yang biasa ataupun yang sudah wireless, supaya lebih simple berarti yang sudah wireless)
3. Router ( Bagi ISP tertentu yang membutuhkan Router )
4. Modem Wireless / AP ( Akses Point )
5. Repeater ( Seandainya jarak antara komputer 1 dan yg lain jauh ( lebih dari 100 Meter)
6. receiver ( untuk media penerima komputer disebabkan komputer belum ada faslitas wireless )

oke langsung aja ke pokok bahasan yak...

1. yang pertama tentunya adalah penyiapan internet, penyiapan internet di sini kita harus sesuaikan dengan kebutuhan (jumlah pemakai) dimana sebagai contoh, seandainya untuk rumah mungkin cukup berlangganan ke ISP ( 512 Mbps ) untuk hotspot bisa ( 1 - 2 Mbps) sesuaikan dengan kebutuhan.

2. yang kedua yaitu konfigurasi modem ADSL, untuk konfigurasi modem ikuti perintah buku panduan set up modem, ( nggak joko posting karena perlu gambar, yang butuh bisa minta di komentar nanti joko posting di lain postingan ),sampai benar benar terkoneksi dengan internet.

3. selanjutnya kalau internet sudah tersedia/bisa di pakeai tinggal nyebarin deh tuh jaringan lewat wireless tentunya ya seperti judul, berarti langkah ini langkah konfigurasi router ( Sama seting joko nggak posting )bisa ikutin buku panduan ada komplit, kalo masih bingung request aja lewat komentar nanti joko posting di posting lain.. oke next kalo sudah berhasil seting sebenarnya langkah disni sudah selesai secara koneksi, tapi secara wilayah atau jarak itu juga menentukan.

4. oke melanjutkan dari no 3 seandainya jarak lebih dari 100 meter, maka di perluka repeater, dimaksudkan untuk menyambungkan sinyal wireless ke tempat tujuan, peasangan repeter juga harus pada tempat yang strategis, dimana itu akan menentukan bagus tidaknya sinyal yag sampai ke tempat tujuan.

5. pemasangan receiver, pemasangan receiver seperti point receiver di atas yaitu sebagai penerima apabila yang menerima adalah komputer, dimana komputer kebanyakan belum ada fasilitas wireless.

oke untuk koneksi sudah, tinggal keamanan keamanan disini saran dari joko ( gunakan faslitas add mac addres yang ada pada utilitas modem, router , atupun repeater)dimana untuk penggunaan password untuk sekarang sudah amat mudah di crack.

nha itu gambaran dari perancangan jaringan wireless peer to peer, bagi yang pengen mencoba dan masih bingung, bisa bertanya ke joko, bisa lewat komentar atau yg lain, biar joko ulas yang komplit.


Senin, 13 Februari 2012

Share koneksi internet dengan fasilitas MAC CLONE

back to blog.. langsung aja ya.. kali ini joko ingin posting sedikit tentang pengalaman joko kemarin sharing internet yang dari penyedia ISP cuman mengenali 1 MAC Addres, pastinya pusing ya ngakalinya bagi yg awam kaya joko, oke langsung aja yak...


alat yg perlu di sediakan :

1. router (kalo bisa yg terbaru)
2. kabel UTP (biasanya udah ada pas kita beli modem)

setelah alat2 tadi tersedia saatnya kita utak atik tuh router...
1. sambungin land dari router ke komputer yg bisa koneksi internet..
2. sambungin land dari MODEM ISP ke router tepatnya pada PORT WAN (penerima koneksi internet dari modem)
3. duduk manis depan komputer, buka browser yang ada,
4. posisikan propertis pada landcard di otomatis..
5. ketikan alamat dari si router, biasanya 192.168.1.1, 192.168.0.1, tergantung modemnya.
6. masukan pasword, pasword defaul dari setiap router biasanya username=admin pass=admin.
7. kalo sudah masuk silahkan setup router tersebut, yg perlu di garis bawahi yaitu saat memilih tipe koneksi pilihlah dinamic, next sampai kelar,
8. nha set up router sudah kelar, tapi belum bisa koneksi internet soalnya ISP yg tadi cuman mengenal 1 MAC addres yaitu mac komputer tadi, lanjut aja deh... cari tab network pada router, terus cari tab MAC CLONE, nha di situ kita CLONE mac addres dari pc yg tadi, untuk router tipe baru dia langsung ngediteksi mac yg ada, tinggal pencet mac clone beres, tapi untuk yg harus manual, tinggal kita cari aja mac addres komputer kita, caranya lewat start->run->cmd sesudah mucul item2 tuh, ketikan IPCONFIG atau IPCONFIG/ALL, nha kalo sudah tinggal lihat setatus di router, bisanya si riuter sudah dapat IP dari isp tersebut,
9. dan daru 2 x nyoba dengan router yg beda, hasilnya mantap dan jalan :D

oke itu dulu dari joko, kalo kurang itu sudah biasa, dan joko minta saran kritik pembaca semua

terima kasih..


Minggu, 04 Desember 2011

Manajemen Paket pada Linux

Posting Untuk Tugas lagi untuk melengkapi Soal Linux :D
Sumber : http://haikal-a.blogspot.com/2011/09/manajemen-paket-pada-gnulinux.html
Ada beberapa sistem manajemen paket yang tersedia di GNU/Linux. Sebagian besar distribusi yang beredar memiliki sistem tersendiri dalam manajemen paketnya, beberapa diantaranya adalah yang sudah sangat populer sebagai berikut:

Debian Package Management System, paketnya berformat .deb (paket debian). Sistem toolnya adalah dpkg dan dikembangkan pula sistem managemen paket yang sangat memudahkan end user yakni APT (Advanced Packaging Tool). Teknologi sistem APT ini banyak di adopsi ke distribusi GNU/Linux lain, karena kemudahan dan kemampuannya yang teruji powerfull.



Redhat Package Manager (RPM). Format rpm ini dikembangkan oleh distribusi Redhat Linux. Umumnya rpm ini digunakan di distribusi linux turunan Redhat, didistribusi turunan Redhat yang menggunakan rpm sebagai format paketnya semacam Fedora, Centos, Mandriva dan masih banyak lainnya. Teknologi APT juga sudah diterapkan, walaupun ada perbedaan. Di Fedora ada yum, di OpenSuse ada zypper dan di Mandriva ada urpmi.
Kemudian di Slackware dan turunannya biasanya menggunakan format tar.gz untuk paket-paketnya dan menggunakan tool pkgtool untuk manajemen paketnya. Pkgtool merupakan salah satu sistem managemen paket tertua yang masih ada dan dipertahankan. Pada saat ini, di slackware telah disertakan sistem manajemen paket slackpkg memiliki kemampuan seperti APT, bahkan di Vector Linux telah mengadopsi APT dengan toolnya slapt-get.

Tentunya masih banyak lagi semacam Pacman, PISI di Pardus linux, Portage di Gentoo Linux dan lainnya.



Distribusi GNU/Linux itu terdapat 2 macam model distribusi packages, yaitu :

Binary Packages, model ini dibuat untuk tujuan penggunaan secara umum, maksudnya penggunaan secara umum disini adalah agar dapat dijalankan di semua tipe dan arsitektur komputer. Biasanya distribusi ini juga tidak menggunakan opsi-opsi khusus yang terdapat di salah satu tipe atau arsitektur komputer tertentu. Sedangkan yang bisa dikategorikan dengan Binary Packages ini adalah semua packages yang ber-ekstensi *.deb, *.rpm, *.tgz dan *.txz, jadi jika menginstall sebuah aplikasi menggunakan repository maka itu berarti kita menginstall dari Binary Packages yang memang sudah disediakan untuk kebutuhan komputer kita.
Source Packages, seperti pada namanya distribusi ini menyertakan file source code asli dari aplikasi-nya. Biasanya pihak pengembang pasti menyertakan atau menyediakan distribusi model ini untuk di download. Sedangkan untuk end-user, bisa menggunakan source code ini jika para pengembang tidak menyertakan Binary Packages untuk distribusi GNU/Linux yang digunakan .Coba bayangkan jika kita membuat sebuah aplikasi yang targetnya adalah Sistem Operasi GNU/Linux, installer model seperti apa yang akan kita pilih dengan banyak-ya distribusi GNU/Linux? Mau buat satu-persatu untuk tiap distribusi? Ya pasti capek kan, cara yang paling mudah yaitu, sediakan-lah source code dari aplikasi kita dan kemudian biarkan komunitas GNU/Linux sendiri yang membuatkan binary packages untuk aplikasi kita. Lebih gampang kan? Salah satu contoh dari source code adalah *tar.gz, *tar.bz, *tar.bz2, dll.


TAR merupakan utiliti yang dikembangkan untuk mempermudah pengguna Linux membackup dan mengarsipkan files, serta memadatkannya untuk kebutuhan penyimpanan lebih lanjut. Utiliti ini ada di hampir semua distribusi Linux dan sering dimanfaatkan untuk memaketkan software yang berupa source code. Hasil dari utiliti ini disebut tarball.

tar.gz adalah salah satu file tarball yang proses kompresi datanya menggunakan tar dan gzip.

tar.bz adalah arsip yang kompresi datanya menggunakan tar dan bzip.

tar.bz2 adalah salah satu jenis file tarball yang proses kompresi datanya menggunakan tar dan bunzip2.

Seting IP Adrres Pada Linuk Centos

Back to blog.. em untuk kali ini joko posting untuk memenuhi tugas mata kuliah pengenalan linux.. dan jawaban Soal Linux ini joko ambil dari http://aflah7.wordpress.com/2011/11/23/setting-ip-address-dalam-centos/ untuk lebih jelas bisa menuju TKP :D
CentOS, yang merupakan singkatan untuk C ommunity En terprise O perating S ystem, adalah hasil dari kelompok kontributor open source dan pengguna bekerja sama untuk mengembangkan solusi Linux yang tersedia secara bebas untuk pengguna yang tidak memerlukan banyak dukungan komersial untuk mencapai tujuan mereka. CentOS, Yang merupakan singkatan untuk C ommunity En terprise O perating S ystem, adalah Hasil Dari Kelompok kontributor open source dan pengguna bekerja sama untuk mengembangkan Solusi Linux Yang Tersedia Secara Bebas untuk pengguna BANYAK Yang regular tidak memerlukan dukungan kegiatan tidak langsung untuk mencapai Composition Komposisi mereka.





CentOS dedicated server dirancang berdasarkan produk Red Hat, Red Hat Enterprise Linux. CentOS server dirancang berdasarkan Produk Red Hat, Red Hat Enterprise Linux. Walaupun Red Hat Linux server seluruhnya terbuat dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka, hanya didistribusikan kepada publik dalam bentuk biner (termasuk CD-ROM dan DVD-ROM) dengan biaya yang dibayar oleh pelanggan. Walaupun Red Hat Linux server seluruhnya terbuat Dari perangkat lunak Bebas dan Terbuka sumber, Hanya didistribusikan kepada Publik KESAWAN Bentuk biner (termasuk CD-ROM dan DVD-ROM) biaya Artikel Baru Yang Dibuat Dibayar pelanggan. Namun, Red Hat tidak merilis kode sumber untuk produk di bawah GNU General Public License, sehingga penggunaan kode untuk penciptaan dari distribusi Linux CentOS merupakan praktek sepenuhnya valid dan dapat diterima. Namun, Red Hat regular tidak merilis kode sumber untuk Produk di Bawah GNU General Public License, sehingga penggunaan kode untuk penciptaan Dari distribusi Linux CentOS sepenuhnya merupakan praktek yang valid dan dapat diterima. Distribusi produk CentOS sepenuhnya sesuai dengan kebijakan redistribusi Red Hat. Distribusi Produk CentOS sepenuhnya sesuai Artikel Baru kebijakan redistribusi Red Hat.

Server CentOS hampir identik dengan produk Red Hat kecuali bahwa hal itu diubah untuk menghilangkan semua branding Red Hat dan karya seni. Server CentOS hampir identik Artikel Baru Produk Red Hat kecuali bahwa ITU diubah untuk menghilangkan hal * Semua merek Red Hat dan Seni karya. CentOS dan perusahaan Linux solusi tidak dengan cara apapun berafiliasi dengan atau didukung oleh Red Hat, Inc dan anak pajak tangguhan CentOS Linux Solusi regular tidak berafiliasi Artikel Baru Artikel Baru Apapun cara atau didukung Dibuat Red Hat, Inc

A. Cara Setting Ip Adress Linux Centos menggunakan GUI:

1 Klik Menu System, kemudian pilih Administration, lalu klik Network. Maka akan muncul dialog box berikut. (untuk melihat pengaturan IP address).


2 Klik dua kali device yang aktif, maka akan muncul dialog box seperti dibawah. Selanjutnya lakukan setting IP menjadi IP statis dengan menggunakan tampilan GUI pada Statically Set IP addresses.


Pilih “Automatically obtain IP address setting with: dhcp”. artinya user menggunakan DHCP.

B. Cara Setting Ip Adress Linux Centos menggunakan console:

1.Login dengan user root
2.Ubah Script eth0 di folder /etc/sysconfig/network-scripts/

[root@on ~]#cd /etc/sysconfig/network-scripts/
[root@on network-scripts]#

[root@on network-scripts]#vi ifcfg-eth0

Kemudian isikan dengan skrip berikut ini :

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
BROADCAST=192.168.1.255
IPADDR=192.168.1.128
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.1.0
ONBOOT=yes
TYPE=Ethernet

simpan dan keluar dengan menggunakan :wq

3.Edit file konfigurasi default gateway yang ada pada folder /etc/syconfig

[root@on network-scripts]#cd /etc/sysconfig
[root@on sysconfig]#vi network
isikan dengan skrip berikut ini
NETWORKING=yes
HOSTNAME=localhost.localdomain
GATEWAY=192.168.1.1
simpan dan keluar dengan menggunakan :wq

2.Edit file resolv.conf yang digunakan untuk menyimpan data dns

[root@on network-scripts]#cd /etc/
[root@on etc]#vi resolv.conf

Kemudian isikan dengan skrip berikut ini
nameserver 192.168.1.1
nameserver 202.134.0.155

simpan dan keluar dengan menggunakan :wq

6.Restart network.
[root@on etc]#/etc/init.d/network restart

7.Cek IP yang sudah terinstall pada Ethernet
[root@on etc]#ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:50:56:A4:00:08
inet addr:192.168.1.128 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::230:18ff:fea4:e06f/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:81548 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:74945 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:68397087 (65.2 MiB) TX bytes:8293763 (7.9 MiB)
Interrupt:201 Base address:0×6000

Selain cara tersebut diatas, kita juga bisa menggunakan perintah # system-config-network-tui pada console. Selanjutnya akan muncul dialog sebagai berikut:

Selanjutnya, kita pilih Edit Device. Maka akan muncul tampilan berikut:


Lalu pilih eth0, maka akan tampil menu berikut :

Hapus tanda [*] pada Use DHCP dengan tombol Spasi, kemudian masukkan nilai Static IP, Netmask, dan Default Gateway Ipnya :



Tekan tab untuk menuju ke tombol Ok, lalu tekan Enter. Jika semua setting telah benar, klik tombol Save & Quit.
Untuk mengeceknya, kembali ke terminal, lalu ketikkan perintah berikut: #cat /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
Maka nilai IP address telah berubah. IP address kali ini telah menjadi IP Statis.





Selasa, 25 Oktober 2011

Share Koneksi SITRA WIMAX 4G

emm.. coba2 lagi yuk teman2.. oke langsung aja di sini joko ingin berbagi tentang koneksi warnet baru joko menggunakan SITRA WIMAX yg setau joko dia ikut pabrikan First Media.. kemarin joko sempet bingung sampai2 nanya ke dosen joko itupun belum juga bisa.. ternyata belum nyoba aja makanya bingung..


oke langsung saja deh.. bangi yg mau nyoba konexsi dari profider sitra wimax.. yg udah agak bosen dengan koneksi speedy yg memang speedy udah agak banyak masalah karena saking banyaknya pemakai tentunya :D

yg agak repot gini sitra wimax dia ngasih koneksi ke kita dalam bentuk mati atau dalam artian kita ndak bisa seting modem dari dia, ip adress dan DNS sudah di tentukan static dari mereka.. so gimana kita mau bagi koneksi ?? kalo untuk 1 komputer sih ya ok, bener ga.. coz satu komputer cuman butuh 1 IP dan itu bisa langsung dari modem sitra, tapi untuk warnet yang dengan banyak komputer.. karena nggak mungkin kan 1 IP bisa untuk 20 komputer.. :(( (bingung deh bagi joko yg masih belajar), akhirnya ketemu juga walau harus ngluarin biaya sedkit, joko ke toko komputer dan beli Router kecil yang di situ ada fasilitas Port WAN apa tujuan harus beli yan ada port WAN.. itu sebagai penghubung arus internet dari modem wimax ke router.. dan ternyata nggak sudah karena di router sudah ada auto detec untuk koneksi internet yg ada, sudah deh dari situ langsung ketangkep tuh.. tinggal kita kasih aja tuh alamat ruoter sesuai dengan keadaan warnet kita..

selamat mencoba yach.. yg masih bingung atau malah mau nambah bisa request yach..

Selasa, 27 September 2011

Menyatukan 3 Speedy atau 3 modem menjadi 1 HUB

Nha sedikit pengetahuan joko tentang jaringan kemaren joko dapet dari utak utik di warnet, mungkin bisa di katan tidak sengaja or memang joko belum tahu tentang hal ini.


kemaren kasusnya tu begini kebetulan warnet tempat kerja joko make 3 line speedy, untuk 21 komputer jadi 1 line nanti di sharing 7 komputer, nha kebingunganya karena joko tidak memakai router jadi (langsung biling ) jadi gimana ni caranya 1 biling mewakili 3 line, soalnya kemaren make 3 line jadi warnet joko make 3 bilng, waduwh susah deh pokoknya,,,,,nha jadi kemaren berfikir sama teman joko mungkin bisa lebih dari 1 bulan, sambil nanya2 dan nyoba dari koneksi putus sampe user tidak bisa konek ke biling pokoknya amburadul deh kalo di jadikan 1 hub tuh speedy, sempat juga pas di coba eeee ga bisa konek semua untung user baru sedikit waaaaaaaaaaa, berfikir lagi !!!!!!! pada akhirnya kita temukan cara yang mudah dan sangat efektif menurut joko dan ini ternyata gampang untuk semua orang awam seperti joko :), langsung aja, sekarang permodem kan pasti mempunyai gadwy masing masing, seperti smc dia punya gatway 192.168.2.1 itu dari modem D-link 192.168.1.1 dan yg lain, dan ternyata kemaren cuman ganti gatwey dari masing2 modem EX : 192.168.2.1 dan 192.168.1.1 dan 192.168.1.1 kita ganti menjadi 192.168.2.1 dan 192.168.2.2 dan 192.168.2.3 jadi deh,,,,,, nha sekarang tinggal arahin user ke gatway yag mo di tuju EX : pc 01-07 make yang 192.168.2.1 trus pc 08-14 make 192.168.2.2 dan pc15-21 make yang 192.168.2.3 ok friend yang belum nyoba bisa mencoba, itu joko rasa juga akan lebih irit tinimbang make router pambagi, karena kalo make router nanti berarti akan ada tambahan 1 komputer lagi donk :)ok

selamat mencoba yuah

 
Design by Joko Theme | Bloggerized by joko | joko